soeharto di dua tujuh januari
Januari 27, 2008
: koruptor
satu tersisa di balik nama
tak penting melihat jasa
meski pernah membirukan langit pancasila
ada apa denganmu idealisme…
tak puaskah engkau
mengejar kulit berbintik renta
yang berlari membersihkan debu
dan getah haram dalam dirinya
tak puaskah engkau
melihat air matanya
yang telah berjatuhan di tanah surga
lalu tumbuh menjadi kenanga
pergi kau idealisme…
apakah akhir puisi yang kau inginkan?
baiklah, akan kuakhiri puisi ini
dengan kata
: mati
(untuk Pak Harto, presidenku yang masih kukagumi)
Sibawakku
Januari 18, 2008
Bulukumba
Januari 2, 2008
Kampus
Setelah berdebat panjang untuk menentukan daerah penelitian kami tentang potensi ekonomi daerah dan studi peluang investasi kami pun sepakat dan berkata “bulukumba”. Sebelum berangkat kami telah menyurat kepada Pemerintah Daerah Bulukumba agar kiranya dapat ditawarkan sedikit akomodasi seperti penginapan dan kendaraan selama di sana untuk memudahkan kami mencapai daerah-daerah yg mungkin berpotensi untuk pengembangan ekonomi daerah. Dan tentu saja bukan untuk kepentingan pribadi tapi untuk kepentingan Kabupaten Bulukumba sendiri.
Bulukumba
Sesampainya di sana, selama hampir tiga jam kami menunggu keputusan dari Pak Bupati, walhasil, jawabannya adalah “tidak”. Dan satu-satunya solusinya adalah kantong pribadi, dan sekali lagi untuk kepentingan Kabupaten Bulukumba.
Kabupaten Bulukumba adalah kaki sebelah kiri pulau Sulawesi jika anda melihatnya di peta Indonesia. Bulukumba menawarkan lembutnya pasir putih, indahnya terumbu karang dan ombak yang menggulung dan memburu dari laut menuju pantai. Oh…, indah sekali daerah ini. Di penghujung sore, matahari memperlihatkan keperkasaannya sejenak. Luar biasa… matahari ini seakan-akan muncul hanya untuk memencet hidung kita lalu berkata “akulah ciptaan Allah, bersyukurlah kepadaNya atas keindahanku dan bersegeralah memuji kebesaranNya, sekarang!”.
Dari segi ekonomi bulukumba adalah kawasan yang memiliki potensi pada sektor perdagangan dan wisata, produksinya dari sektor kelautan terbilang raksasa, sektor industri perkapalan adalah warisan nenek moyang yang pantas untuk dijaga. Hanya saja membutuhkan modal yang tidak sedikit, tentu saja. Tugas terberat pemerintah adalah mendongkrak masuknya investasi besar dengan cara menyediakan infrastruktur yang memadai, khususnya medan dan sarana transportasi darat yang menghubungkan Bulukumba dengan kabupaten di sekitarnya. Selamat bekerja pemerintah Indonesia, do’a kami bersamamu meski pernah mengecewakan kami.
Kampus
Sehabis kuliah statistik ekonomi kami berdiskusi pendek sempit lalu membuat laporan hasil penelitian (untuk dikirim kembali ke Pemerintah Daerah Bulukumba) yang pas-pasan, karena data yang kami temukan juga pas-pasan berhubung dompet kami juga waktu itu pas-pasan. Sebelum bubar seorang temanku berkata “dunia ini memang adil untuk mahasiswa seperti kita”, dan seorang lagi menjawab “iya” sambil memperlihatkan wajah yang tidak sepakat.




