: alfaroby
yup, sepakat ma statementnya, dan ukuran mengenai pintar dan bodoh masih perlu merujuk pada teori relativitas, sangat penting untuk menentukan indikator pembandingnya. makasih sdh mau mampir lagi mas rizqy…
Bachtiar Rezkiawan Narwis, lahir di Makassar dan masih betah tinggal di Makassar. Membaca adalah kegemaran yang umum tapi begitulah adanya saya. Pernah menjadi santri selama 3 tahun. Suka berkawan dan berdiskusi apa saja. Tempat yang paling benci dikunjungi adalah bengkel, praktek dokter dan rumah sakit.
Februari 21, 2008 at 2:06 am
kepintaran manusia itu ada batasnya… tetapi kebodohan manusia itu seluas alam semesta
Februari 27, 2008 at 4:17 pm
: alfaroby
yup, sepakat ma statementnya, dan ukuran mengenai pintar dan bodoh masih perlu merujuk pada teori relativitas, sangat penting untuk menentukan indikator pembandingnya. makasih sdh mau mampir lagi mas rizqy…