ISBN : 978-979-1070-08-9
Mei 12, 2008
“Maka keduanya memakan dari pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia. Tuhan memilihnya maka dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk”.
Kalimat di atas adalah petikan ayat 121-122 dari Surah Thaahaa dalam Al-Qur’an. Jika anda seorang muslim, sepatutnyalah anda meyakininya. Aku membacanya di salah satu sampul buku yang kubeli rabu kemarin, di tulis oleh Om Agus Mustofa. Tapi bukan ayat ini yang membuat aku tertarik ketika membelinya, aku sudah sering membaca ayat ini. Yang membuat aku tertarik adalah judulnya, “Adam Tak Diusir Dari Surga”. Luar biasa, berani, menantang semua paradigma-paradigma lama dengan menggunakan dalil yang sama. Orang tuaku, nenekku, sering bercerita tentang kisah Nabi Adam AS; dialah manusia pertama, lalu diciptakanlah hawa dari rusuk kirinya, hidup bahagia di surga, lalu iblis menggodanya, Adam dan Hawa terbujuk memakan buah khuldi, end of the story, mereka diusir dari surga. Selesai. Sekilas cerita ini mirip dongeng naga, ataupun legenda malin kundang yang dikutuk jadi batu. Ketika kita mencoba berkata, “Ah, masak iya”. Maka sontak semua menjawab “Kan ada dalam Al-Qur’an”. Ternyata ayat ini ditelan mentah-mentah oleh kebanyakan orang, bahkan ustads-ustads kita, imam-imam kita (maaf, tidak semuanya) bercerita tentang firman Allah ini layaknya sebuah dongeng. Hingga pada akhirnya kasus Nabi Adam menjadi kontroversi dan menjadi perdebatan yang sangat panjang, bahkan banyak yg semakin meragukan kebenaran Al-Qur’an karena belum ada penjelasan ilmiah tentang ayat ini. Sesekali ada yg berkata, “Ini adalah kesalahan Adam dan Hawa, seandainya saja mereka tidak memakan buah khuldi, kita sudah duduk santai, angkat kaki, minum teh sambil ngerokok di surga”. Astaghfirullah…
Sebenarnya cara untuk mengikuti cerita dengan baik sederhana saja. Ceritanya tentang apa, kapan terjadinya, dimana, kenapa bisa terjadi dan siapa saja pelakunya. Tapi untuk mempercayainya diperlukan pemahaman mengenai keterkaitan faktor-faktor tadi. Karena bisa saja aku mengarang cerita seperti ini, “Malam tadi, kira-kira jam setengah sembilan malam, almarhum Pak Harto sedang bertanding golf melawan Adolf Hitler di tengah laut merah, dan secara kebetulan Abu Nawas keluar sebagai pemenang karena keberuntungannya”. Apa ada yg berani percaya ketololan ini jika tertulis di dalam kitab suci?. Untungnya, tidak ada yang menuliskannya.
Bagaimana sebenarnya Kisah Adam dan Hawa? Bagaimana mungkin iblis menggoda mereka jika kejadiannya di surga? Mungkin Malaikat Ridwan lalai dan ketiduran dalam menjaga surga sampai-sampai Iblis lolos dari pengawasannya. Apa malaikat ikut terlibat? Lalu mengapa malaikat tidak dihukum atas kelalaiannya? Seperti apa buah khuldi itu? Mengapa Allah tidak menjelaskan bau, warna, bentuk dan rasanya secara eksplisit dalam Al-Qur’an? Di akhir ayat dikatakan bahwa Allah menerima taubat Adam, mengapa Adam tidak diangkat kembali ke surga? Mengapa iblis tidak mau bersujud kepada Adam? Apakah iblis tidak takut neraka? Apakah iblis diberi penghargaan setelah berhasil menggoda manusia kelak? (rasa-rasanya aku mirip pembawa acara silet yah?)
Mungkin anda sudah memiliki petanyaan-pertanyaan lain yang serupa dengan pertanyaanku, kalau iya. Ya dicari dong. Manusiakan makhluk yang belajar. Aku dah kasi bocoran isbn-nya di judul postingan ini. Di sana aku menemukan jawaban dari sebagian pertanyaan2 bodohku, kesemuanya dikupas secara masuk akal dan hampir tuntas oleh Om Agus, dan sekali lagi, menggunakan dalil yang sama. Itung-itung menambah iman kepada mukjizat yg di bawa oleh Rasulullah.
Anda tertarik??? Tafaddhal… Selamat mencari, selamat membaca, selamat berpikir.
Catatan :
-
Postingan ini bukan untuk tujuan komersial, karena aku sendiri bukan penjual buku, penerbit, apalagi keluarga Agus Mustofa. Aku hanya seorang muslim yang mencoba mengingatkan muslim yg lain.
-
Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kawan non-muslim yang mungkin sudah negg membaca beberapa postingan terakhirku.
-
Kalau ada yang menemukan cara berkomunikasi dengan Om Agus Mustofa baik melalui chat, email atau blog, tolong beritahu aku. Aku akan sangat berterima kasih, tapi maaf, aku tidak menjanjikan price atas ini.
-
dan satu lagi, hati-hati di jalan





Mei 13, 2008 at 1:31 am
Duh nasib…. koment pertama…
Dapet berapa yah…. dari penulis do blog ini..???
Mei 13, 2008 at 1:34 am
Baru kepikiran itu kedurhakaan atau konsekuensi Adam dan kensekuensi Allah untuk menerima taubatnya.
kasi bocoranya dong…. kan kita bisa berbagi aku baca yang laen kak rhyzq baca ini trus kita tukeran gitu… meski mata ini hanya dua, tapi ga bisa berbagi pasa saat yang sama.
Mei 13, 2008 at 4:41 am
wah berarti kita mendapatkan cerita yang sama dunk untuk cerita Adam dan Hawa dari Orangtua kita, nenek kita, ustad kita dan lain sebagainya…gara-gara postingan ini jadi pengen hunting bukunya bapak Agus Mustofa…padahal ini tanggal mulai renta
hayoooo Rizqy tanggung jawab!
Mei 13, 2008 at 7:37 am
Selamat membaca….
Mei 13, 2008 at 7:38 am
Banyak buku yang menceritakan Adam Hawa… tapi suer mas.. saya pingin baca buku yang satu ini…
Mei 13, 2008 at 10:40 am
itu nomer ISBN nya ya
*aku cari di mbah gugel ga ketemu*
Mei 13, 2008 at 5:36 pm
kan waktu itu syetan blm diusir dari neraka..
trus iblis punya sifat sombong..
Mei 13, 2008 at 5:38 pm
ganti themes lagi ya mas??
Mei 14, 2008 at 3:20 am
ISBN opo sih ?
Mei 14, 2008 at 9:42 am
semoga ga jadi bingung anak-anak kecil ya….soalnya menurut yg saya pahami buah khuldi bukan buah kayak yg selama ini kebanyakn orang pahami…gimana klo saya pun beda dengan teman2…boleh ya…..
Tuhan khan ilmunya sangat tinggi…
jadi… gimana kalo yg saya pahami dan ikuti BUAH=HASIL …..???
MMM…klo berkenan gimana klo membaca BUAH ITU ADALAH KEMURKAAN TUHAN di blog aku…
kira2 tambah bingung ga ya…????
semoga nggak….amiiin
semua benar….semoga tdk jadi perselisihan…
Mei 14, 2008 at 3:07 pm
kirain ISBN tuh saingannya NBA
Juni 1, 2008 at 12:55 pm
beugh…
kudhu nyari tuh buku via nomer ISBN-nya?
dah dong Q,, kasih tau aja jawabannya..
*
*ngerayu rhyzQ
Januari 3, 2009 at 11:59 am
Adam adalah manusia pertama skaligus nabi pertama yg diangkat oleh Allah.
Ketika Allah SWT mau mencitapakn Nabi Adam AS,berkatalah Allah pd Malaikat,
‘hai malaikat,Aq akan menciptakan Manusia’
malaikat menjawab
‘Ya Allah,knp Engkau mau menciptakan Mahluk yang akan berbuat maksiat kpd Engkau,Sedangkan kami slalu n tidak prnh berhenti n terputus untuk menyembah n bersujud kpd Engkau’
lalu Allah Menjawab:
‘hai malaikat AQ lebih mengetahui apa yang Tidak km semua ketahui’
malaikat menjawab:
maha suci Allah dr Segala kekurangan.
Diskusi kita saat ini.
Adam dikatakan diusir dr Surga,ketika dia memakan buah KHULDI,
apakah krn hanya Sebiji,dua biji buah KHULDI itu Allah tega Mengusir Adam dan Hawa dari Syurga.
Kita diskusikan topik ini lagi