Mengingatmu
Agustus 28, 2008
sudah lama kita tak saling tukar kabar
sejak rencana-rencana kita kubakar.
orang-orang disekitarku mondar tak mampir
berpuisi dengan gerakan, tanpa suara
sulit kutebak maknanya.
tiba-tiba saja sepi
menyerangku habis-habisan
terpenjara, hanya ditemani waktu
dan kertas pembawa berita kematian
: ajari aku lagi
aku kehilangan pengertian
tentang kuasa, hukuman
karma dan bencana.
: ajari aku lagi
aku keliru tentang cinta
pernah aku anggap sebagai arah panah
menuju desa tanpa tanda baca.
Makassar, 27 agustus 2008




